Pengertian Planning (perencanaan) dalam Organisasi
Perencanaan tidak lain merupakan kegiatan untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai beserta cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana disampaikan oleh Louise E. Boone dan David L. Kurtz (1984) bahwa:planning may be defined as the proses by which manager set objective, asses the future, and develop course of action designed to accomplish these objective.Sedangkan T. Hani Handoko (1995) mengemukakan bahwa : “ Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Pembuatan keputusan banyak terlibat dalam fungsi ini.”
LATAR BELAKANG
Di jaman sekarang, karena alasan kesibukan, banyak sekali masyarakat yang memilih membeli makanan di luar untuk menghemat waktu ataupun sekedar untuk hang-out. Sehingga tidak heran ada banyak sekali terdapat tempat-tempat makan menjamur di penjuru kota, khususnya kota Yogyakarta. Makanan yang ditawarkan pun bermacam-macam, mulai dari makanan rumahan, makanan padang, makanan cepat saji, ataupun kuliner lain yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Ini tentunya bisa menjadi peluang usaha yang sangat baik bagi wirausahawan pemula untuk mengembangkan bisnis di bidang kuliner, mengingat pangsa pasar di kota jogja yang besar.
Waffle merupakan makanan ringan yang berasal dari Belgia yang umurnya sudah ratusan tahun, waffle sudah terkenal dan disukai di seluruh dunia karena rasanya yang enak, mudah dibuat, dan bentuknya yang unik. Waffle terbuat dari campuran tepung, susu, telur dan mentega yang dibakar dengan cetakan khusus berbentuk menyerupai sarang lebah, biasanya dapat dimakan langsung ataupun diberi tambahan gula halus, sirup maple, buah- buahan ataupun es krim sebagai pelengkap. Di negara asalnya, waffle merupakan jajanan yang dapat dengan mudah ditemukan di sudut-sudut kota, begitu pula di negara lain seperti amerika utara yang menjadikan waffle sebagai sarapan dan di hongkong yang terkenal dengan waffle kaki limanya yang berbentuk bulat. Kesuksesan waffle inilah yang mengilhami di buatnya usaha waffle.
Waffles ini dan diharapkan masyarakat indonesia dapat menggemari waffle seperti kuliner-kuliner lainnya dan menjadikan usaha waffle ini menguntungkan.
Membuat suatu usaha
Untuk membuat suatu perencanaan usaha yang baik kita membutuhkan beberapa tahap di antaranya adalah: planning,budgeting,dan pemasaran. Berikut sebuah contoh untuk membuat sebuah perencanaan usaha yang sesuai dengan tahap-tahapan nya :
A. Planning
Berdasarkan latar belakang di atas, saya bermaksud mendirikan usaha kecil bernama "Waffle cio". Waffle-cio memperkenalkan produknya berupa waffle dengan berbagai macam topping. Peluang usaha yang ingin diciptakan melalui program ini adalah bagaimana memasarkan waffle sebagai jajanan yang berkualitas dan dapat digemari oleh semua kalangan. Pada program ini penerapan usaha yang dilakukan dibatasi area usahanya, yakni di daerah sekitar cinere, depok.
Tujuan: Memperkenalkan dan menjual Waffle cio yang merupakan produk kuliner yang
enak terjangkau kepada masyarakat di daerah cinere
B.Budgeting
Demi menarik minat pembeli, waffle cio membanderol waffle dengan harga yang terjangkau. Untuk waffle seukuran bungkus rokok, harganya berkisar Rp 2.000-Rp 5.000.
Dengan harga segitu, pelanggan bisa memilih satu dari 12 rasa waffle yang disediakan. Di antaranya, stroberi, blueberry, cokelat, vanila, lemon, dan jeruk. Untuk menambah rasa lezat, pelanggan bisa membubuhi aneka topping sesuai selera.
Untuk bahan berupa tepung waffle, waffle cio memasok sekitar 1 ton per bulan. Omzet dari penjualan tepung saja bisa mencapai Rp 40 juta per bulan
investasi awal Rp 7 juta
Investasi Awal
Gerai (booth) dan peralatan Rp 9.000.000
Total Investasi Awal Rp 9.000.000
Total Modal Awal Rp 9.000.000
Pendapatan harian (150 x Rp 2.000) Rp 300.000
Total pendapatan bulanan (30 hari) Rp 9.000.000
Pengeluaran per bulan
– Bahan baku (45%) Rp 4.050.000
– Gaji 1 karyawan Rp 1.500.000
– Uang kebersihan Rp 50.000
– Pemakaian merek Rp 112.500
Total pengeluaran bulanan Rp 5.712.500
Laba bersih per bulan Rp 3.287.500
Balik Modal Rp 9 Juta Rp 3,29=2,7 bulan =sekitar 3 bulan
C.Pemasaran
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Untuk pemasaran saya mengiklankan usaha ini melalu situs online atau sosial media.
REFERENSI:
http://cozycrazecafe.blogspot.com/p/proposal-bisnis.html
http://www.scribd.com/doc/221394952/Waffle
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran
https://goligog.wordpress.com/2010/09/01/bisnis-waffle-peluang-usaha-camilan-sehat-untung-besar/
A. Planning
Berdasarkan latar belakang di atas, saya bermaksud mendirikan usaha kecil bernama "Waffle cio". Waffle-cio memperkenalkan produknya berupa waffle dengan berbagai macam topping. Peluang usaha yang ingin diciptakan melalui program ini adalah bagaimana memasarkan waffle sebagai jajanan yang berkualitas dan dapat digemari oleh semua kalangan. Pada program ini penerapan usaha yang dilakukan dibatasi area usahanya, yakni di daerah sekitar cinere, depok.
Tujuan: Memperkenalkan dan menjual Waffle cio yang merupakan produk kuliner yang
enak terjangkau kepada masyarakat di daerah cinere
B.Budgeting
Demi menarik minat pembeli, waffle cio membanderol waffle dengan harga yang terjangkau. Untuk waffle seukuran bungkus rokok, harganya berkisar Rp 2.000-Rp 5.000.
Dengan harga segitu, pelanggan bisa memilih satu dari 12 rasa waffle yang disediakan. Di antaranya, stroberi, blueberry, cokelat, vanila, lemon, dan jeruk. Untuk menambah rasa lezat, pelanggan bisa membubuhi aneka topping sesuai selera.
Untuk bahan berupa tepung waffle, waffle cio memasok sekitar 1 ton per bulan. Omzet dari penjualan tepung saja bisa mencapai Rp 40 juta per bulan
investasi awal Rp 7 juta
Investasi Awal
Gerai (booth) dan peralatan Rp 9.000.000
Total Investasi Awal Rp 9.000.000
Total Modal Awal Rp 9.000.000
Pendapatan harian (150 x Rp 2.000) Rp 300.000
Total pendapatan bulanan (30 hari) Rp 9.000.000
Pengeluaran per bulan
– Bahan baku (45%) Rp 4.050.000
– Gaji 1 karyawan Rp 1.500.000
– Uang kebersihan Rp 50.000
– Pemakaian merek Rp 112.500
Total pengeluaran bulanan Rp 5.712.500
Laba bersih per bulan Rp 3.287.500
Balik Modal Rp 9 Juta Rp 3,29=2,7 bulan =sekitar 3 bulan
C.Pemasaran
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Untuk pemasaran saya mengiklankan usaha ini melalu situs online atau sosial media.
REFERENSI:
http://cozycrazecafe.blogspot.com/p/proposal-bisnis.html
http://www.scribd.com/doc/221394952/Waffle
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran
https://goligog.wordpress.com/2010/09/01/bisnis-waffle-peluang-usaha-camilan-sehat-untung-besar/